ANGIN PUTING BELIUNG PORAK PORANDAKAN RUMAH PENDUDUK DI DESA TANJUNG SIRAM
TINJAU : Asisten II Ekbang Drs.Edi Sampurna Rambe, M.Si bersama-sama dengan Kaban Kesbang, Politik dan Linmas Nilwansyah SH, Camat Bilah Hulu H.A. Hasyim Nasution dan Kepala Desa Tanjung Siram Meswanto, ketika meninjau Dusun Tanjung Siram Pekan untuk melihat rumah warga masyarakat yang terkena musibah bencana alam.(Foto : Yusri)
Angin puting beliung yang melanda dan memporak porandakan 13 rumah penduduk di dua dusun yang berada di Desa Tanjung Siram Kecamatan Bilah Hulu, terjadi saat menjelang Magrib sekitar pukul 18.30 Wib, Minggu (26/4).
Kejadian yang melanda Dusun Malaka dan Dusun Tanjung Siram Pekan itu terjadi lebih kurang 20 menit, membuat warga masyarakat di Desa Tanjung Siram Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu mencekam dan panik, karena angin puting beliung itu datangnya tiba-tiba yang dibarengi dengan hujan es dan petir, sehingga warga masyarakat tidak berani meninggalkan rumah dan hanya berdiam diri dalam rumah mereka masing-masing.
Hal itu dijelaskan Kepala Desa Tanjung Siram Meswanto, Senin (27/4) dihadapan Asisten II Ekbang Drs.Edi Sampurna Rambe,M.Si dan Kaban Kesbang, Politik dan Linmas Labuhanbatu Nilwansyah SH, ketika meninjau langsung kelokasi kejadian, setelah mendapat laporan dari Camat Bilah Hulu H.A. Hasyim Nasution.
Menurut Meswanto, Angin puting beliung yang melanda dua Dusun tersebut mengakibatkan 13 rumah rusak, 5 rumah rusak berat dan 8 rumah rusak ringan, hampir rata yang rusak akibat kejadian itu rata rata seng dan broti (kap rumah) yang diterbangkan angin dan korban jiwa tidak ada, kerugian materi diperkirakan puluhan juta rupiah, dan saat ini ada 2 KK yang diungsikan kebalai desa, ujarnya.
Esok harinya, Senin pagi (27/4), Kepala Desa yang baru beberapa bulan sebagai ujung tombak Pemkab Labuhanbatu itu secara spontan mengumpulkan warga untuk melakukan gotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung tersebut.
Hal itu diakui Ponimin (60) warga Dusun Melaka yang atap rumahnya terbang diterpa angin puting beliung sebanyak 30 keping berikut broti penyangga diterbangkan angin hingga mencapai 20 meter dari kediamannya. Pada kesempatan itu Ponimin hanya berharap agar Pemkab Labuhanbatu dapat memberikan bantuan kepada warga masyarakat yang tertimpa musibah berupa bantuan seng dan broti, jelas ayah dari 10 orang anak itu.
Asisten II Ekbang Drs.Edi Sampurna Rambe, M.Si, pada kesempatan itu mengatakan kepada Kepala Desa agar melakukan pendataan ulang rumah warga masyarakat yang terkena musibah bencana alam angin puting beliung, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Tanjung Siram beserta masyarakatnya yang begitu tanggap dalam menanggulangi bencana alam ini.
Disinggung masalah bantuan, Edi sampurna mengatakan, pihak Pemkab Labuhanbatu pasti akan memberikan bantuan dengan terlebih dahulu melaporkan kejadian yang menimpa warga masyarakat ini kepada Bupati Labuhanbatu HT Milwan, sembari menunggu laporan tertulis dari Kepala Desa Tanjung Siram.
- 1592 baca