PEMKAB LABUHANBATU SERAHKAN BANTUAN KEPADA PEDAGANG
BANTUAN : Bupati Labuhanbatu diwakili Asisten II Ekbang Drs. Edi Sampurna Rambe M.Si, ketika menyerahkan secara simbolis bantuan berupa seng kepada salah seorang pedagang Pajak Baru Rantauprapat.(Foto : Yusri).
Kalau ada kita mendengar isu yang beredar bahwa kios pajak baru yang terjadi pada 6 April lalu sengaja dibakar, terus terang hal itu keliru dan tidak benar, untuk itu para pedagang yang terkena musibah kebakaran janganlah terpengaruh dan percaya dengan isu tersebut.
Hal itu ditegaskan Bupati Labuhanbatu melalui Asisten II Ekbang Drs. Edi Sampurna Rambe M.Si, Jum’at (1/5) saat menyerahkan bantuan kepada para pedagang korban kebakaran Pajak Baru Rantauprapat yang digelar secara simbolis di Aula Kantor Dinas Pasar dan Kebersihan jalan. Glugur Rantauprapat.
Dikatakannya, pada saat terjadinya kebakaran yang menghanguskan 28 kios di Pajak Baru Rantauprapat, Bupati Labuhanbatu HT Milwan setelah mendapat khabar langsung menurunkan tim kelokasi kebakaran termasuk didalamnya personil PBK (Penanggulangan Bahaya Kebakaran) Kantor Linmas Labuhanbatu untuk mengantisipasi agar kebakaran tidak merebak dan meluas ketempat lain.
Berkat kesigapan tim dari Pemkab dan pihak keamanan, musibah yang menimpa 22 orang pedagang itu dapat teratasi dan tidak merebak kemana-mana, begitulah kepedulian Pemkab Labuhanbatu terhadap para pedagang dan sampai saat ini kepedulian itu terus dilakukan Pemkab Labuhanbatu dengan memberikan bantuan sebanyak 336 lembar seng untuk kebutuhan para pedagang dalam berusaha atau berjualan.
Asisten II Ekbang itu berharap, agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga para pedagang dapat memperbaiki kembali kios-kiosnya yang rusak dan dapat kembali melaksanakan aktivitasnya seperti biasa, “siapapun khususnya para pedagang tidak menginginkan musibah ini terjadi, semua itu sudah kehendak Tuhan, untuk itu, kami atas nama Bupati dan Pemkab Labuhanbatu cukup merasa prihatin atas kejadian ini dan berharap agar para pedagang dapat sabar dan tawakkal menerimanya”, ungkap Edi Sampurna.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan ini janganlah dinilai dari besar dan kecilnya bantuan itu, akan tetapi nilailah yang terbaik bahwa begitu besarnya kepedulian Pemkab terhadap para pedagang yang terkena musibah kebakaran Pajak Baru Rantauprapat.
Menanggapi tentang isu yang beredar dilapangan bahwa kios Pajak Baru sengaja dibakar, TS.Silalahi atas nama pedagang pada kesempatan itu menyatakan bahwa itu tidak benar sama sekali, “Dari awal kami selaku pedagang sudah membantah bahwa isu itu tidak benar, janganlah kami sudah terkena musibah lalu diprovokasi lagi”, ujar Silalahi.
Kalau dipikir kata Silalahi, memang saat ini kita terus ditimpa musibah kebakaran seperti tiga tahu lalu, kejadiannya juga serupa dan memang itulah cobaan yang harus kita terima dengan lapang dada, untuk itu kita sebagai pedagang harus berterima kasih kepada Bupati Labuhanbatu HT Milwan yang begitu peduli dengan nasib para pedagang ini.
Namun demikian ia juga berharap, kalaulah boleh kami para pedagang ini juga mengharapkan bantuan lain, selain bantuan seng yang diberikan ini, ungkap Silalahi penuh harap.
Sementara, Kadis Pasar dan Kebersihan H.A.Sotar Lubis S.Sos dalam laporannya mengatakan, bahwa kebakaran yang terjadi di Pajak Baru itu kejadiannya pada 6 April 2009 sekitar pukul.21.30 Wib yang menghanguskan 28 pintu kios milik Pemkab Labuhanbatu ini, diisi sebanyak 22 orang pedagang. Adapun bantuan yang diberikan adalah berupa bantuan seng sebanyak 336 lembar untuk 22 orang pedagang, masing-masing perorang menerima 12 lembar seng, katanya.
Hadir dalam acara penyerahan bantuan itu, antara lain Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Labuhanbatu Ir.Maju Manurung, Camat Rantau Utara Drs.April dan Kabag Pembangunan Setdakab Ir.Suprapto serta para pedagang yang menerima bantuan.
- 280 baca