19
Sep

RPJMD Labuhanbatu Disusun Berdasarkan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah Terpilih

Teks Foto : Wakil Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT saat menyampaikan Nota Pengantar Ranperda Tentang RPJMD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2016-2021 di Ruang Paripurna DPRD Labuhanbatu.

RPJMDRANTAUPRAPAT, ML : RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Labuhanbatu Periode 2016-2021 disusun berdasarkan visi, misi dan program Kepala Daerah terpilih dan tetap berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Labuhanbatu tahun 2005-2025 serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2013-2018.

            Demikian dikatakan Bupati Labuhanbatu dalam Nota Penantar Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2016-2021 yang dibacakan Wakil Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT, Senin (19/9) pada acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu yang dipimpin Ketua DPRD Dahlan Bukhari di Ruang Paripurna DPRD setempat yang turut dihadiri Kepala Bappeda Labuhanbatu Hobol Zulkifli Rangkuti, S.Sos, MM.

            Katanya, Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJMD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2016-2021 merupakan kewajiban Kepala daerah Terpilih dalam memenuhi ketentuan pasal 150 ayat (3) hurup b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dinyatakan bahwa RPJMD untuk waktu 5 tahun, merupakan penjabaran visi, misi dan Program Kepala daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJP Daerah dengan memperhatikan RPJM Provinsi dan Nasional, dimana saat ini kita telah berada pada period eke-3 RPJPD tahun 2005-2025 dengan visi “Labuhanbatu Sentra Jasa dan Agro Industri yang berdaya saing”.

            Dikatakannya, Dalam RPJMD 2016-2021 juga memuat program unggulan Dasa Karya yang ditinjau dari dua aspek, yaitu aspek kesejahteraan dan daya saing wisata, dari Aspek Kesejahteraan direalisasikan melalui pembangunan sentra-sentra perekonomian rakyat yang berupa pembangunan Pasar tradisional, Usaha Ekonomi Kreatif di Perkotaan dan pembentukan usaha sector pertanian dan perkebunan di pedesaan, sedangkan dari aspek Daya Saing Wisata akan direalisasikan melalui pengembangan Wisata Bahari di Pulau Sikantan yang berada di Kecamatan Panai Tengah dan Desa Sei Tawar yang berada di Kecamatan Panai hilir yang akan dijadikan sebagi ikon Labuhanbatu serta penetapan Cagar Budaya Labuhanbatu.

            Menurut Bupati, Keberhasilan pencapaian visi dan misi dalam program pembangunan yang ditetapkan dalam RPJMD dapat dilihat dari beberapa target yang akan dicapai selama 5 tahun kedepan dalam indicator kinerja utama yang dijadikan sebagai tolak ukur kesejahteraan masyarakat, Pertama, Tingkat Persentase pertumbuhan ekonomi dari kondisi awal tahun 2015 sebesar 5,54% diharapkan meningkat menjadi 7,01% pada akhir periode RPJMD. Kedua, Laju Inflasi yang saat ini sebesar 5,4% diharapkan pada akhir tahun 2021 turun menjadi 3,57%. Ketiga, Indeks Pembangunan Manusia diharapkan meningkat dari 70,06% menjadi 76,3%. Keempat, Produk Domestik Riil Bruto (PDRB) per-kapita atas dasar harga berlaku masyarakat yang merupakan salah satu tolak ukur peningkatan kesejahteraan yang saat ini sebesar 53,66 juta, diharapkan pada tahun 2021 menjadi 124,12 juta. Kelima, Tingkat Kemiskinan yang saat ini sebesar 8,2% pada Tahun 2021 diupayakan turun menjadi 6,8%. Keenam, Tingkat Pengangguran Terbuka dari 11,39% diharapkan menurun menjadi 5,5% pada kondisi kinerja akhir periode RPJMD Tahun 2021 dan Ketujuh, Indeks Gini Meningkat dari 0,30% menjadi 0,26% pada akhir tahun 2021.

            Disisi lain Bupati Labuhanbatu menginformasikan bahwa dalam RPJMD 2016-2021 Kabupaten Labuhanbatu memuat 3 kelompok bidang urusan pemerintahan, yaitu Urusan Wajib, Urusan Pilihan dan Urusan Penunjang dengan rincian sebagai berikut ; 24 Urusan Wajib berisi 116 program dengan total anggaran Rp.2.872.273.475.499,-, kemudian 7 Urusan Pilihan dengan 37 Program dengan total anggaran Rp. 175.796.580.933,- dan Penunjang Urusan dengan 109 Program dengan total anggaran Rp.718.742.127.916,-, jelasnya dalam Nota Pengantar tertulis yang disampaikan Wakil Bupati Labuhanbatu.

Arsip Berita

Powered by mod LCA