11
Oct

Kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal

Teks Foto : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si saat menyerahkan hadiah kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Rantau Utara sebagai Juara I Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.

Hari PanganRANTAUPRAPAT, ML : Kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal ini merupakan sosialisasi dalam rangka mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan B2SA serta meningkatkan pemahaman setiap individu dalam menerapkan konsumsi B2SA khususnya ibu rumah tangga yang bertanggung jawab dalam menentukan dan menyediakan menu keluarga.

            Hal tersebut dikatakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si, Selasa (11/10) pada acara Lomba B2SA berbasis sumber daya lokal Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2016 yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Labuhanbatu Jalan Meranti Rantauprapat yang dihadiri Plt. Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih, SH dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Siregar.

            Menurut Pangonal Harahap, Potensi sumber daya local yang kita miliki masih sangat cukup dan bisa kita manfaatkan untuk mendukung dan mengaplikasikan apa yang telah dituangkan dalam program aksi nawa cita “Membangun kedaulatan pangan berbasis agribisnis kerakyatan” yang telah kita jabarkan dalam visi misi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021 pada misi ke-4 “Membangun perekonomian yang kuat untuk menjamin pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan lapangan kerja, peningkatan kuantitas dan kualitas produksi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, penguatan lembaga keuangan dan koperasi serta pengembangan potensi kawasan swasta”.

            Lebih lanjut dijelaskannya, peningkatan kuantitas dan kualitas produksi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan tentunya tidak serta menjamin tercapainya swasembada pangan, tanpa diimbangi dengan perubahan sikap dan perilaku tentang pola konsumsi pangan kita yaitu penganekaragaman konsumsi pangan. Khusus mengenai beras, masih ada mindset di tengah masyarakat “Kalau tidak makan nasi, belum makan namanya”, padahal masih banyak pakan lainnya sebagai sumber karbohydrat yang sebanding dengan apa yang dikandung oleh beras, jelas Pangonal Harahap.

            Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu Syarifuddin, SP dalam laporannya menjelaskan, kegiatan semacam ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional yang acaranya diselaraskan dengan Hari Pangan Sedunia setiap tahunnya, acara hari pangan sedunia tingkat nasional ke-36 tahun 2016 dengan thema “Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan mengantisipasi era perubahan iklim” akan dilaksanakan di Boyolali Jawa Tengah pada tanggal 28 s/d 30 Oktober 2016 mendatang.

            Syarifuddin juga menyebutkan bahwa menu yang dilombakan dalam kegiatan B2SA ini adalah menu 3 hari untuk 1 KK yang terdiri dari Ayah, Ibu dan 1 orang anak, perempuan usia 7 tahun berbahan pangan non beras dan terigu, namun yang disajikan dalam lomba ini hanya menu hari ke-2, jelasnya.

            Dalam kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal dalam rangka Hari Pangan Sedunia dan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tahun 2016 ini dimeriahkan dengan kegiatan eksebisi memasak nasi goring dan sebagai pesertanya adalah Bupati Labuhanbatu, Plt. Sekdakab dan Unsur Muspida, kemudian dirangkai juga dengan pemberian hadiah perlombaan Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya local yang diserahkan Bupati Labuhanbatu kepada Juara I yang diraih Tim Penggerak PKK Kecamatan Rantau Utara, Juara II Panai tengah, Juara III Kecamatan Rantau Selatan serta Juara Harapan I diraih oleh Kecamatan Panai Hulu, Juara Harapan II Bilah Hilir dan Juara Harapan III Kecamatan Bilah Barat.

Arsip Berita

Powered by mod LCA