28
Dec

Peringatan Hari Ibu Diharapkan Mendorong Semua Pemangku Kepentingan

Teks Foto : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj Siti Awal Siregar ketika menyerahkan hadiah kepada peserta perlombaan dalam rangka Peringatan Hari Ibu Ke-88 Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2016.

Hari Ibu ke-88RANTAUPRAPAT, ML : Peringatan Hari Ibu juga diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sector pembangunan, PHI jiga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hal dan kemajuan perempuan.

            Demikian dikatakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Yembise dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si, Rabu (28/12) pagi pada acara Peringatan Hari Ibu Ke-88 Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2016 di Gedung Nasional Rantauprapat.

            Di lain sisi juga memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya, saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan.

            Menurut Menteri Yambise, Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami, memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan dan laki-laki keduanya adalah saling bergandengan tangan sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

            Disisi lain Menteri melalui Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada 7 (tujuh) Pimpinan Organisasi Perempuan yaitu Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu, Dharma Yukti Karini, Adiyaksa Dharma Karini, Kartika Candra Kirana, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu, Bhayangkari dan Mitra Kerja lainnya yang selalu bersama-sama terlibat dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu.

            Ia juga berharap, Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan Negara untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

            Hj. Lidiyawati Harahap, S.Psi, M.AP selaku Ketua Umum Panitia Peringatan Hari Ibu Ke-88 Tahun 2016 dalam laporannya menjelaskan, bahwa maksud dari Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 Tahun 2016 dimaksudkan untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda untuk mempertebal tekad dan keyakinan dalam melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dan pembangunan serta tekad untuk mewujudkan perdamaian yang dilandasi semangat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai pengamalan Pancasila.

            Dalam Peringatan Hari Ibu tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu Ir. Hj. Diah Aulidan membacakan sejarah singkat Hari Ibu disaksikan Bupati,Wakil Bupati Labuhanbatu, Unsur Muspida, Sekdakab, Kepala SKPD dan Ketua/Pimpinan Organisasi Perempuan Kabupaten Labuhanbatu. Bahkan kegiatan Peringatan Hari Ibu ini dirangkai dengan penyerahan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya kepada Bupati Labuhanbatu dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang diserahkan Sekdakab Ir. H Muhammad Yusuf Siagian, M,MA.

Arsip Berita

Powered by mod LCA