31
Jan

Bupati Pangonal Harahap Terima Utusan Aksi Demo GERAMMB Labuhanbatu

Teks Foto : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si ketika menerima utusan Aksi Demo dari GERAMMB Labuhanbatu.

AKSI DEMORANTAUPRAPAT, ML : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si didampingi Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, Asisten Adm Pemerintahan H Sofyan Hasibuan, SE, Inspektur Kabupaten Ahmad Muflih, SH serta sejumlah Kepala SKPD, Selasa (31/1) menerima aksi demo dari Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu (GERAMMB) di Ruang Rapat Bupati yang berada di Lantai 2 Kantor Bupati Labuhanbatu.

            Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan itu, para aksi demo yang berjumlah sekitar 25 orang itu mengutarakan tuntutan mereka kepada Bupati Labuhanbatu, dimana pada intinya ada empat tuntutan yang mereka ajukan yaitu tentang Kartu Sehat PADI yang belum merata, permasalahan adanya baju batik Pangonal, Pemberian Beasiswa dan Membubarkan Lembaga Pemerhati Pemuda Labuhanbatu.

            Syaibani Rambe, Ripin dan M. Tafsir Tambunan sebagai juru bicara aksi demo itu lebih rinci meminta kepada Bupati Labuhanbatu agar merealisasikan program Kartu Sehat PADI yang masih terbengkalai dan belum tahu nasibnya, kemudian meminta kepada Bupati Labuhanbatu agar Beasiswa yang diperuntukan untuk Mahasiswa Miskin Berprestasi di Naikkan, selanjutnya meminta kepada Bupati untuk secepatkan membubarkan Lembaga Pemerhati Pemuda Labuhanbatu karena telah menyakiti hati pemuda Labuhanbatu akibat proses pembodohan dengan program Balai Latihan Kerja yang turut mencatut nama Bupati, kemudian Meminta Tim Saber Pungli untuk mengusut Batik Pangonal yang dianggap mengkangkangi nilai-nilai luhur dunia pendidikan.

            Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si dalam menyikapi hal itu secara bijak menyahuti dan mengatakan, bahwa mengenai Kartu Sehat PADI, itu adalah program pribadi Pangonal-Andi (PADI) dalam Pilkada Labuhanbatu dengan dana pribadi dan tidak pernah berjanji dicetak kembali setelah Pilkada.

            Masalah Batik Pangonal dijelaskannya, bahwa batik tersebut saat ini sudah ditarik dari peredaran, yang perlu diketahui masalah batik pangonal itu secara pribadi dan kedinasan tidak ada campur tangan Bupati Labuhanbatu, selanjutnya tentang Bantuan Beasiswa, dalam hal ini Bupati mengatakan, akan mengklarifikasi dan akan mengecek ke Bagian Kesra Setdakab Labuhanbatu perkembangannya dan berusaha akan menaikkan bantuan Beasiswa tersebut, kemudian masalah Pembubaran Lembaga Pemerhati Pemuda Labuhanbatu serta program Balai Latihan Kerja, Bupati menjelaskan, kalau ada orang-orang yang membawa atau mencatut nama Bupati itu deluar sepengetahuan saya, ungkapnya.

Sebelumnya para pengujuk rasa atau aksi demo yang jumlahnya puluhan orang itu menyampaikan orasi atau tuntutan mereka di luar pagar Kantor Bupati Labuhanbatu dengan pengawalan dari pihak aparat keamanan, baik itu dari pihak Kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu.

Arsip Berita

Powered by mod LCA