10
Oct

Bupati Labuhanbatu Lepas Peserta Pawai Akbar Tahun Baru Islam

Teks Foto : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si melepas peserta Pawai Akbar atau Parade Tauhid dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1439 H Tingkat Kabupaten Labuhanbatu. 

IMG 8703RANTAUPRAPAT, ML : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si didampingi Kakan Kemenag Drs. Syafiruddin, M.Pd, Plt. Asisten Adm Ekbang & Kesra Ir. Hasan Heri dan Plt. Kadis Kominfo Labuhanbatu H Muhammad Ihsan Harahap, ST serta Ketua Tim Penggerak PKK  Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap, Selasa (10/10) sore telah melepas Lebih kurang 5.000 orang peserta Pawai Akbar atau Parade Tauhid dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1439 H dari Alun-Alun Simpang Enam atau Jalan thamrin Rantauprapat.

            Peserta Parade Tauhid yang kepabanyakan diikuti oleh para pelajar dari tingkat SMP/Mts, SMA/SMU dan MAN serta kaum ibu dari berbagai perwiritan dan majelis taklim maupun ormas tersebut, juga diisi oleh barisan drumband dari berbagai sekolah serta mobil hias yang dikoordinir oleh BKPRMI Kabupaten Labuhanbatu ini bergerak dari Lapangan Ikabina Rantauprapat melintasi mimbar kehormatan yang berada di jalan Thamrin, kemudian peserta parade tauhid itu bergerak ke Jalan Jendral Sudirman, terus menuju Jalan Diponegoro, Jalan Siringo-ringo, Jalan Urip Sumodiharjo, terus menuju Jalan Imam Bonjol dan Jalan Thamrin lalu finish di Lapangan Ikabina Rantauprapat.

            Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si saat melepas peserta Parade Tauhid yang digerakkan oleh Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu itu lebih banyak melambaikan tangan dan menebar senyum melihat para pelajar dan ibu-ibu dari berbagai sekolah dan perwiritan tersebut melambaikan tangan, seakan-akan mereka tidak merasa letih berjalan kaki mengitari kota Rantauprapat tersebut.

            Kakan Kemenag Labuhanbatu Drs. Syafiruddin, M.Pd sebelumnya mengatakan, Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah adalah merupakan tonggak sejarah yang telah mengubah peta baru dalam sejarah islam dan sejarah peradaban umat manusia di muka bumi ini.

            Mengenang peristiwa tersebut mengandung hikmah yang besar bagi kehidupan umat islam, yakni mendorong semangat setiap muslim dimanapun berada untuk mengembangkan kesadaran dan kesungguhan mengamalkan ajaran islam sehingga islam dapat berperan menjadi kekuatan sejarah sepanjang masa serta berupaya membangun dan memelihara martabat umat manusia, terang Syafiruddin. 

Arsip Berita

Powered by mod LCA