13
Nov

Ketua PGRI Labuhanbatu : “Kalau Bapak Kita Pakai Baju Merah, Kitapun Harus Pakai Baju Merah Juga”.

Teks Foto : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si ketika memberikan ucapan selamat kepada salah seorang Ketua PGRI Kecamatan yang baru dilantik.

IMG 0427RANTAUPRAPAT, ML : “Saya ini anak yang baik, baik itu biasanya nuruti apa yang di perintah dan disampaikan orang tuanya, misalnya kita ini PGRI pakaian PGRI, kalau misalnya bapak kita pakai baju merah, kita harus pakai baju merah juga, kira-kira seperti itu, dan program apa yang dilaksanakan di Kabupaten harus kita dukung bersama, kebetulan bapak Bupati kita pakai baju merah, ya kita harus pakai baju merah”.

            Demikian antara lain dikatakan Ketua PGRI Labuhanbatu Slameto, S.Pd, Senin (13/11) dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kecamatan Se- Kabupaten Labuhanbatu yang berlangsung di Aula Asrama Haji ujung Bandar Rantauprapat.

            Dalam kesempatan itu Slameto, S.Pd juga mengingatkan,  Sebagai Pengurus PGRI kita minimal punya sifat “Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe”, jangan ada pamrih kita sebagai pengurus PGRI, baik itu sebagai Ketua, Sekretaris maupun sebagai anggota, yang ada hanya kita baktikan diri  kepada nusa, bangsa dan pada Pemerintah.

            Mengenai Program-Program Pemerintah, karena kita di Kabupaten marilah kita dukung program pemerintah daerah, apa yang disampaikan pemerintah daerah ayo kita dukung bersama, saya yakin kalau kita bersatu tidak akan ada terjadi pengkotak-kotakan apakah guru swasta atau guru honor yang ada hanya bapak/ibu guru, ayo sama-sama kita bergandengan tangan untuk mendukung program dari dinas maupun pemerintah daerah, kata Ketua PGRI Labuhanbatu ini.

            Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si pada arahannya mengatakan, PGRI ini merupakan suatu wadah perkumpulan Persatuan Guru Republik Indonesia, seperti apa yang disampaikan bahwa ini mempunyai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, berarti organisasi ini jelas keberadaannya.

            Sebagai Bupati bahwa bentuk kepedulian saya kepada Bapak/ibu guru, saya telah memberikan hibah pada PGRI yang lewat ini kira-kira Rp.50 Juta dan kedepan saya sudah janji kepada Ketua PGRI akan menambah dan akan memberikan transportasi, yang kegunaan ini semua adalah untuk bapak/ibu guna memperlancar komunikasi, karena komunikasi tanpa dibarengi dengan transportasi ataupun anggaran, ini pasti tidak akan berjalan, jadi upaya saya selaku Kepala Daerah mempasilitasi itu kegunaannya semua adalah solidaritas atau untuk kebersamaan, ungkap Pangonal Harahap.

            Pangonal Harahap dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa merasa kesal dan kecewa kepada orang tua yang terlalu cepat mengambil tindakan bilamana para guru menjewer telinga anak didiknya, padahal kita ketahui bersama bahwa niat guru itu adalah baik untuk memberikan pendidikan kepada anak tersebut, kalau kita hayati sesuai dengan hymne guru tadi bahwa pendidikan yang dilakukan bapak/ibu guru adalah mendasar dunia dan akhirat, sesibuk apapun saya akan tetap menghadiri acara PGRI karena saya menganggap bapak/ibu guru adalah sahabat saya untuk membangun Kabupaten Labuhanbatu.

            Acara pelantikan Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Se- Labuhanbatu yang dilaksanakan Ketua PGRI Labuhanbatu tersebut turut dihadiri Pengurus PGRI Sumatera Utara dan Plt. Sekdakab serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap maupun Kepala SKPD dan Camat.

Arsip Berita

Powered by mod LCA