20
Dec

Siti Awal Pangonal Harahap : MOW dan MOP Untuk Mewujudkan Program KB Dua Anak Cukup

Teks Foto : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap bersama Direktur RSUD Rantauprapat dr. Syafril RM Harahap terlihat sedang menjenguk dan memberi semangat kepada salah seorang pasien di RSUD Rantauprapat.

Jenguk PasienRANTAUPRAPAT, ML : Pelaksanaan atas tindakan pada wanita melalui kontap atau disebut kontap dengan Metoda Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi untuk wanita dan kontap dengan Metoda Operasi Pria (MOP) untuk pria adalah salah satu program Tim Penggerak PKK bekerjasama dengan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat dalam rangka mewujudkan program KB  dua anak cukup.

            Hal tersebut dijelaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap, Selasa (19/12) disela-sela kunjungannya beserta rombongan ke RSUD Rantauprapat menjenguk para pasien dan peserta KB MOW dan MOP yang disambut dan didampingi oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat dr. Syafril RM Harahap.

            “Kunjungan ini adalah kegiatan rutin kita, agar pasien yang dirawat di RSUD Rantauprapat ini tetap semangat dan cepat sembuh, disamping itu kegiatan program KB yang dilakukan adalah untuk mewujudkan program KB dua anak cukup”, terang istri H Pangonal Harahap ini.

            Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu ini berharap,  semoga kegiatan program Keluarga Berencana dengan Metoda Operasi Wanita dan Metoda Operasi Pria yang dilaksanakan secara rutin ini mudah-mudahan membuahkan hasil yang lebih baik, sehingga kedepan kita berharap melalui program KB dengan MOW dan MOP ini dapat mengurangi jumlah penduduk dan mengurangi angka kematian ibu dan anak.

            Sementara itu, sejumlah pasien di RSUD Rantauprapat mengaku senang atas kunjungan istri orang nomor satu di Labuhanbatu ini.

"Semua pasien pasti senang jika dikunjungi, apalagi yang mengunjungi istri bupati. Semoga kegitan kunjungan tersebut tetap berlangsung lama sehingga kami masyarakat kecil merasa diperhatikan oleh pemerintah. Terimakasih ibu siti awal atas kunjungannya," ucap Ani diamini pasien lainnya.

Arsip Berita

Powered by mod LCA