13
Oct

Pj. Bupati Labuhanbatu Buka Sosialisasi Badan Penyelesaian Sengketa Konsuman

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Teks Foto : Pj. Bupati Labuhanbatu saat membuka Sosialisasi Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, bertempat di Deli Hotel Rantauprapat.

Sosialisasi BPJSKRANTAUPRAPAT, ML : Perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara atau yang sering disebut Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA ) tahun 2016 ini akan segera diberlakukan dan hal ini merupakan tantangan yang sangat berat bagi para pelaku usaha yang bersekala besar, menengah dan kecil karena produk-produk luar negeri bebas memasuki wilayah negara Asean tidak terkecuali Negara Republik Indonesia, demikian disampaikan Pj. Bupati Labuhanbatu Drs. Amran Utheh, MAP, Selasa (13/10) pada acara Pembukaan Sosialisasi Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, bertempat di Deli Hotel Rantauprapat.

Lebih lanjut Amran Utheh mengatakan tidak tertutup kemungkinan timbul ekses-ekses negatif yang diakibatkan barang dan jasa yang beredar di pasar baik produk impor maupun produk dalam negeri sendiri, dan disamping itu apakah masyarakat kita sudah siap untuk melaksanakannya, sementara kita tahu bahwa masyarakat kita masih cenderung menjadi kebanggaan mencintai produk-produk luar.

Untuk menghadapi MEA inilah Pemkab Labuhanbatu berupaya untuk segera membentuk Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang merupakan ujung tombak dilapangan dalam memberikan perlindungan kepada Konsumen yang telah dirugikan atau menderita sakit

BPSK mempunyai kewengan ganda yaitu kewenangan Yudikatif dimana BPSK dapat menyelesaikan kepentingan umum yaitu sengketa antara konsumen dengan pelaku usaha dan kewenangan eksekutif, BPSK dapat mengawasi adanya pencantuman Standar Nasional Indonesia (SNI), label, klausal baku, pelayanan purna jual dan promosi, demikian ucap Bupati.

Sementara itu Drs.H. Ikramsyah Putra Nst, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Labuhanbatu dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini dikuti oleh pelaku usaha, LSM, masyarakat umum dan pemerintah dengan peserta 75 orang yang berlansung selama 1 (satu) hari, bertujuan agar masyarakat luas mengetahui bahwa di Labuhanbatu telah dibentuk BPSK sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengadukan sengketa konsumen dengan pengusaha diluar pengadilan.

       Acara tersebut dihadiri oleh Kepala SKPD terkait, Chairuddin Nst, Ssos Kabag Perekonomian Setdakab Labuhanbatu, Drs. Sugeng Kabag Humas Infokom Setdakab Labuhanbatu dan sebagai Nara Sumber Abdurrahim dari BPSK Provinsi Sumatera Utara.