Asisten I Sarimpunan Ajak ASN Jaga Generasi Muda dari Kekerasan Berbasis Game Online
Labuhanbatu,
Asisten I Setdakab Labuhanbatu, Drs. H. Sarimpunan Ritonga, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk lebih peduli dalam melindungi generasi muda dari potensi kekerasan berbasis game online. Seruan tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Rutin Mingguan Pemkab Labuhanbatu pada Senin (08/12) di halaman BKPP Labuhanbatu.
Dalam arahannya, Sarimpunan memaparkan bahwa kekerasan dalam game online dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada anak dan remaja. Di antaranya desensitisasi terhadap kekerasan, meningkatnya perilaku agresif, kekerasan simbolik dan verbal, perundungan siber (cyber bullying), hingga risiko kontak dengan predator online.
“Perlu kami sampaikan, berdasarkan data aplikasi sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak, pada tahun 2024 tercatat 55 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sementara itu, dari Januari hingga November 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu telah menerima 69 laporan kekerasan, yang didominasi oleh kasus kekerasan seksual dan KDRT,” jelas Sarimpunan.
Menutup arahannya, Sarimpunan kembali mengingatkan ASN untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya kekerasan berbasis game online dengan mengarahkan energi dan kreativitas anak-anak ke kegiatan yang lebih positif dan konstruktif.
“Mari kita prioritaskan kehidupan nyata, waktu bersama keluarga, serta tanggung jawab sebagai orang tua. Kita harus mendampingi anak-anak saat bermain game online maupun menggunakan gadget,” pesannya.
Apel rutin tersebut turut dihadiri Asisten II Setdakab Ikramsyah, Asisten III Setdakab Zaid Harahap, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala OPD, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.


