Bataliyon Infanteri Teritorial Akan Dibangun di Labuhanbatu, Perkuat Keamanan Wilayah
Labuhanbatu,
Kabupaten Labuhanbatu kembali mendapat perhatian strategis dari pemerintah pusat dan TNI. Dalam rencana pembangunan pertahanan tahun 2026, wilayah ini ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial yang akan berfungsi sebagai satuan terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan Pantai Timur Sumatera.
Keputusan pembangunan batalyon tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Rentuksat Yonif TP Tahap II dilabuhanbatu yang di gelar di ruang Puskodal Kodim 0209/lb bersama jajaran Kodim, Polres dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Rabu (26/11/2025)
Pembangunan batalyon ini diharapkan mampu memperkuat pertahanan darat serta meningkatkan kesiapsiagaan TNI dalam merespons dinamika keamanan, termasuk potensi konflik sosial, bencana alam, dan gangguan kamtibmas.
Komandan Kodim 0209/lb, Letkol Inf. Yudi Saputro dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa Labuhanbatu dipilih karena posisinya yang sangat strategis. “Labuhanbatu merupakan jalur trans-Sumatera yang vital serta pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Sumatera Utara. Kehadiran batalyon teritorial di sini akan memberikan efek penguatan keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita , Sp.OG, M.K.M, menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah mendukung proses pembangunan. “Ini merupakan kehormatan bagi Labuhanbatu. Selain memperkuat keamanan, keberadaan batalyon infanteri teritorial akan membuka peluang ekonomi baru, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan aktivitas sosial masyarakat,” katanya.
Dikesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh elemen dan instansi terkait bergerak bersama menyelesaikan proses pembangunan dan penetapan lahan." Ada sekitar 400 hektar lahan yang telah habis HGU nya di PTPN Janji, nanti disana bisa dibangun berbagai sarana yang dibutuhkan termasuk perluasan daerah kota".
Semoga rencana ini cepat terealisasi dan bisa di manfaatkan untuk hajat masyarakat Labuhanbatu, ujar Bupati.
Kepala BPN Labuhanbatu Khalid afdillah handoyo, S.H, mengatakan, hal ini akan secepatnya di usulkan kepada tim percepatan gugus tugas reformal nasional di pusat dan gubernur Sumatera Utara, semoga secepatnya menjadi atensi.ujarnya.
Diketahui, Batalyon Infanteri Teritorial ini direncanakan berdiri di atas lahan eks HGU PTPN III Janji, dengan pembangunan tahap awal meliputi markas komando, barak prajurit, area latihan, serta fasilitas pendukung lainnya. Pembangunan diproyeksikan dimulai pada pertengahan tahun 2026.
Dengan hadirnya satuan baru ini, Labuhanbatu diharapkan mampu menjadi wilayah yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan, sekaligus memperkuat peran strategisnya di kawasan Sumatera Utara.
Turut hadir mengikuti rakor Kasat reskrim Polres Labuhanbatu, Kepala BPN, Asisten 1, Kepala Bappeda, Kadis Perizinan dan Kabid TI Diskominfo.



