28
Oct

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Kesepakatan Bersama Dengan Kelompok Tani Masyarakat

Teks Foto : Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap ketika menandatangani kesepakatan bersama Antara Pemereintah Kabupaten Labuhanbatu Dengan Kelompok Tani Masyarakat Rukun Warga Hutan Bandar Kumbul di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu.

IMG-20171027-WA0000RANTAUPRAPAT, ML : Gerakan Pramuka sebagai sebuah institusi yang membina generasi muda dengan berbagai kegiatan, tentu membutuhkan lokasi pembinaan yang memadai sebagai tempat latihan, tempat pekemahan dan tempat pendidikan teknik kepramukaan yang langsung bersentuhan dengan alam.

            Demikian antara lain dikatakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal harahap, SE, M.Si, Jum’at (27/10) pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemereintah Kabupaten Labuhanbatu Dengan Kelompok Tani Masyarakat Rukun Warga Hutan Bandar Kumbul di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu yang dihadiri Plt. Sekdakab Ahmad Muflih, SH, MM.

            “Kita menyadari bahwa lokasi yang strategis untuk dijadikan sebagai Bumi Perkemahan Pramuka saat ini sulit untuk ditemukan mengingat semakin berkembangnya lokasi pemukiman warga sehingga penetapan lokasi pembangunan bumi perkemahan pramuka di wilayah  kerja hutan kemasyarakatan desa Bandar Kumbul ini saya nilai sudah tepat, begitu juga dengan lokasi pembangunan TPA yang juga berada di wilayah kerja hutan kemasyarakatan Desa Bandar Kumbul yang legalitas pengusahaannya berada di tangan kelompok tani rukun warga Desa Bandar Kumbul”, kata Pangonal Harahap.

            Menurut Pangonal Harahap, berdasarkan keperluannya pembangunan Bumi Perkemahan Pramuka ini merupakan pembangunan yang kita prioritaskan karena ada kegiatan besar Pertisaka yaitu Perkemahan Bakti Pramuka Saka Wira Kartika Se-Kodam I Bukit Barisan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Labuhanbatu pada bulan Oktober 2018 mendatang.

            Demikian pula dengan pembangunan TPA kita juga merupakan kebutuhan yang sangat mendesak mengingat satu-satunya TPA kita yang berada di Perlayuan dengan luasan yang sangat minim serta tumpukan sampah yang sudah sangat tinggi dan akan terus menumpuk, sehingga kita membutuhkan lokasi yang lebih luas untuk dijadikan tempat pemerosessan sampah dengan menggunakan teknologi di lokasi yang baru.

            Oleh karena itu kata Pangonal Harahap, penandatanganan kesepakatan ini merupakan langkah awal kita untuk memulai pembangunan kedua lokasi ini dan atas pelaksanaan acara ini saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas terkait untuk selanjutnya merencanakan pembangunannya sedapat mungkin kita mulai pada Tahun Anggaran 2018, harapnya.

Arsip Berita

Powered by mod LCA