20
Dec

Plt. Sekdakab Labuhanbatu : Bangkitkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja

Teks Foto : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap disaksikan Plt. Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih, SH, MM terlihat sedang memotong nasi tumpeng pada acara HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Aula Asrama Haji Ujung Bandar Rantauprapat.

IMG20171220122911RANTAUPRAPAT, ML : Tema Hari Ulang Tahun PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) dan Hari Guru Nasional kali ini adalah membangkitkan kesadaran kolektif Guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter yang berkaitan dengan emplementasi Peraturan Presiden No.87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Perpres tersebut mengamanatkan bahwa Guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan.

            Demikian disebutkan Plt. Sekdakab Labuhanbatu Ahgmad Muflih, SH, MM, Rabu (20/12) pagi pada acara Peringatan HUT PGRI Ke-72 dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 Kabupaten Labuhanbatu yang berlangsung di Aula Asrama Haji Ujung Bandar Rantauprapat yang diwarnai kegiatan seminar pendidikan dengan pembicara tunggal Prof.Dr. Abdul Hamid K, M.Pd.

            “Mereka memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah pikir dan olah raga, disamping itu juga Guru dan tenaga Pendidik harus mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat untuk mengobarkan gerakan nasional revolusi mental”, terang Ahmad Muflih.

            Menurut Ahmad Muflih yang juga Inspektur Kabupaten Labuhanbatu ini bahwa urgensi penguatan karakter ini semakin mendesak seiring dengan tantangan berat yang kita hadapi di masa-masa akan datang. Peserta didik saat ini adalah calon generasi emas indonesia tahun 2045 yang harus memiliki bekal jiwa pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

            Diakhir sambutannya Plt. Sekdakab Labuhanbatu ini mengingatkan, Guru harus dapat berperan sebagai The Significant Others bagi peserta didik, artinya Guru harus jadi sumber keteladanan, momentum HUT PGRI Ke-72 dan Guru Nasional Tahun 2017 hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah Guru-Guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

            Peringatan HUT PGRI Ke-72 dan Hari Guru Nasional yang ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Hj. Siti Awal Pangonal Harahap dan bertemakan “ Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Penguatan Pendidikan Karakter” ini dihadiri Ketua PGRI Labuhanbatu Slameto, S.Pd dan Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Sarimpunan, M.Pd serta Pengurus PGRI dan Guru se-Labuhanbatu.

            Ketua Panitia Saiful Amri, S.Pd dalam laporannya menjelaskan bahwa dalam rangka HUT PGRI Ke-72 dan Hari Guru Nasional dilaksanakan berbagai kegiatan seperti upacara, pertandingan Bola Volly antar Cabang PGRI se-Labuhanbatu, Lomba paduan suara, Lomba Inovasi Guru, kegiatan puncak acara HUT PGRI dan HGN serta kegiatan Seminar.

            Saiful Amri dalam kesempatan itu mengatakan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen Guru dan pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan dan pembangunan karakter bangsa serta memacu kinerja dan kedisiplinan Guru dalam menjalankan tugas profesionalnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia sebagai basis terwujudnya generasi emas indonesia tahun 2045.

Arsip Berita

Powered by mod LCA